![]() |
| Pengumuman yang dirilis oleh Direksi terkait perubahan waktu dan tempat pelaksanaan wisuda ke rencana sebelumnya (Foto: Line @saptianhadi) |
Saat kami mengkonfirmasi rilis tersebut kepada Kepala BAA, Pak Yoyok, menuturkan bahwa rilis tersebut seharusnya sudah keluar hari Senin lalu (28/8/2017). Namun, karena saat itu Wadir Bidang Akademik sedang ada tugas dinas, maka baru bisa rilis hari Rabu ini.
"Akhirnya, kami memutuskan untuk kembali ke rencana awal setelah mendengar aspirasi dari calon wisudawan," tambah Pa Yoyok.
Saat ditanya mengenai persiapan acara wisuda yang tinggal satu bulan lagi, beliau menuturkan akan berkoordinasi dengan pihak HMJ sesuai kesepakatan yang sudah dibuat antara HMJ dan calon wisudawan. Salah satu hal yang akan dibahas dalam koordinasi tersebut adalah masalah parkir. "Karena kan kita bermasalah di parkir, maka di sepanjang Jalan Kanayakan tidak diperuntukan untuk parkir. Jadi untuk kantong parkir, kami menyediakan di depan kantor PMI Jabar. Nanti kami akan sediakan shuttle 2 buah mobil elf," kata beliau.
Terkait dengan rencana beberapa HMJ yang akan membantu pihak institusi dalam penyediaan shuttle dan tambahan tempat parkir, beliau mengatakan belum ada koordinasi lanjutan mengenai hal itu. "Yang pasti, hal tersebut akan dibicarakan dengan mahasiswa dari HMJ," tambah beliau.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pihak institusi sempat mengubah rencana pelaksanaan wisuda tahun ini dari tanggal 30 September di Polman Bandung menjadi tanggal 3 Oktober di Sabuga karena adanya penolakan dari warga sekitar Kanayakan. Namun, rencana tersebut ditentang oleh mayoritas calon wisudawan Polman 2017 dan dituangkan dalam audiensi terhadap ketua pelaksana dan pihak direksi.
Reporter: Teddy S. Apriana

toto online
ReplyDelete